Jumat, 16 Maret 2012

Komponen Hardware Komputer

1.      Input Device ( alat masukan )
Merupakan perangkat keras komputer yang berfungsi sebagai alat untuk memasukan data atau perintah ke dalam komputer. Contoh : keyboard, mouse, scanner, optical data reader,dll.

2.      Output Device ( alat keluaran )
Merupakan perangkat keras komputer yang berfungsi untuk menampilkan keluaran sebagai hasil pengolahan data. Keluaran dapat berupa hard-copy, soft copy, atupun berupa suara. Peralatan outpun dapat berupa :
a.   Hard-copy device, yaitu alat yang digunakan untuk mencetak tulisan dan image pada media keras seperti kertas atau film. Contoh : printer.
b.   Soft-copy device, yitu alat yang digunakan untuk menampilkan tulisan dan image pada media lunak yang berupa sinyal elektronik. Contoh : proyektor.
c.     Drive device atau driver, alat yang digunakan untuk merekam simbol dalam bentuk yang hanya dapat dibaca oleh mesin pada media sperti magnetic disk atau magnetic tape. Alat ini berfungsi ganda, sebagai alat output dan juga input.


3.      I/O Port
Port I/O merupakan port atau gerbang atau tempat dipasangnya connector dari peralatan I/O. Dimana setiap port dibawah kontrol processor. Bagian ini digunakan untuk menerima ataupun mengirim data ke luar sistem. Semua peralatan input dan output terhubung melalui port ini.
a.       Port paralel ( LPT1/ LPT2 )
Merupakan port peralatan yang bekerja dengan transmisi data secara paralel. Contoh : printer, scanner, dll.
b.      Port serial ( Com1, Com2 )
Merupakan port bagi peralatan yang dengan transmisi data secara serial. Contoh : mouse, modem, dll.
c.       Port AT/ PS2
Port ini biasanya digunakan untuk masukan dari mouse, keyboard.
d.      USB port
USB port ( Universal Serial Bus ), merupakan port yang bekerja dengan transmisi data secara serial. Contoh : flash disk, printer, mouse, keyboard, harddisk eksternal, dll.
e.       Port VGA
Merupakan port yang berhubungan langsung dengan monitor. Port VGA didapatkan dari pemasangan VGA card atau onboard yang sudah terpasang pada motherboard.
f.       Port Audio
Berhubungan langsung dengan peralatan audio seperti speaker, microphone, dll.
g.      Port LAN
Digunakan untuk berhubungan dengan internet yang biasanya berupa/ tipe RJ 45. Bisa onboard atau pemasangan LAN card.

4.      CPU ( Central Processor Unit )
CPU adalah otak sistem komputer yang merupakan tempat pemrosesan instruksi-instruksi program, yang pada komputer mikro disebut dengan micro-prosesor (pemroses mikro).
Komponen CPU :
a.       Control Unit ( CU )
Unit yang bertugas mengatur dan mengendalikan peralatan yang ada pada sistem komputer. Tugas dari unit kendali ini adalah :
·      Mengatur dan mengendalikan alat-alat input dan output.
·     Mengambil instruksi- instruksi dari memori utama.
·     Mengambil data dari memori utama ( jika diperlukan ) untuk diproses.
·    Mengirim ke Arithmetical Logical Unit ( ALU )bila ada perhitungan aritmatika atau perbandingan
    logika serta mengawasi kerja dari ALU.
·      Menyimpan hasil proses ke memori.
b.      Arithmetical Logical Unit ( ALU )
Sebagai pusat pengolah data yang mempunyai tugas utama melakukan semua perhitungan aritmatika ( matematika ) yang terjadi sesuai insrtruksi program.
c.   Register, merupakan alat penyimpanan kecil yang mempunyai kecepatan akses cukup tinggi, yang digunakan untuk menyimpan data dan instruksi yang sedang diproses. Sementara data dan instruksi lainnya yang menunggu giliran untuk diproses masih disimpan di dalam memori utama.

5.      Memori
Memori berfungsi untuk menyimpan data dan program. Setiap kali melakukan eksekusi, pemroses harus membaca instruksi dari memori utama. Agar instruksi dapat dilakukan secara cepat maka harus diusahakan instruksi tersedia di memori pada hirarki berkecepatan akses lebih tinggi. Adapun jenis-jenis memori bisa ditulis sebagai berikut :
a.       Register memori
Merupakan jenis memori dimana kecepatan akses yang paling cepat, memori ini terdapat pada CPU/ Processor. Memori ini digunakan untuk menyimpan instruksi dan data yang sedang diproses. Contoh : register data, register alamat, memori address register, dll.
b.      Cache memori
Merupakan memori berkecepatan tinggi yang berfungsi menyimpan data sementara yang diperlukan processor. Cache memori diintegrasikan di dalam processor dalam bentuk chip on-die ( internal ). Dengan adanya cache memori maka data yang sering dibutuhkan processor tidak perlu diambil dari memori utama ( RAM ). Jadi cache berfungsi mempersingkat load data yang terjadi antara processor dan RAM.
·      Level satu ( L1 ) Cache adalah memori yang terletak paling dekat dengan inti processor ( lebihspesifik lagi dekat dengan blok CU [control unit] ). Penempatan cache di processor ini memiliki kapasitas yang paling kecil, tetapi memiliki kecepatan akses dalam hitungan nanodetik ( sepermilyar detik ). Data  yang berada di memori ini adalah data yang paling penting dan paling sering diakses. Biasanya data di sini adalah data yang telah diatur melalui OS ( operating system ) menjadi prioritas tertinggi.
·         Level dua ( L2 ) Cache terletak atau terintergrasi dengan processor module. Di L2 cache ini, kapasitasnya lebih besar dari pada L1 cache.

6.      Memori
Berfungsi untuk menyimpan data dan program. Jenis memori :
a.     Random access Memory ( RAM ) yang berfungsi untuk menyimpan instruksi data yang akan diproses dan hasil pengolahan. Struktur RAM terbagi menjadi empat bagian utama, yaitu :
·             Input storage, digunakan untuk menampung input yang dimasukkan melalui alat input.
·    Program storage, digunakan untuk menyimpan instruksi-instruksi program yang akan   diakses.
·          Working storage, digunakan untuk menyimpan data yang akan diolah dan hasil pengolahan.
·     Output storage, digunakan untuk menampung hasil akhir dari pengolahan data yang akan ditampilkan ke alat output.
Dalam pengaksesan data yang tersimpan di dalam memori dilakukan dengan cara acak ( random ) bukan dengan cara terurut. Hal ini berarti untuk mengakses elemen memori yang terletak dimanapun akan diakses dalam waktu yang sama.
b.    Read Only Memory, memori yang hanya bisa dibaca dan berguna sebgai penyedia informasi pada saat komputer pertama kali dinyalakan dan sudah diisi oleh pabrik pembuat motherboard.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar